Malam Seribu Bulan

Ramadhan di ujung jalan, dan kita masih penasaran akan datangnya malam penentuan, menuju perubahan ke arah kemuliaan. Malam diturunkannya Al-Qur’an, kitab yang penuh ajaran kebaikan, pedoman bagi kita yang mengaku beriman.

Malam penentuan, yang kataNya lebih baik dari seribu bulan, saat di mana para malaikat diturunkan, yang mulia Jibril alaihissalam pun disertakan dengan izin Tuhan guna mencari manusia pilihan untuk memperoleh fajar kehidupan. Malam penentuan merupakan titik balik kehidupan. Hijrah menuju kebaikan sekaligus menjauhi keburukan dalam balutan penuh kedamaian.

Di Malam penentuan, semua jiwa dan raga ramai dipersiapkan, semua berlomba penuh keinginan dari relung hati yang paling dalam. Sepanjang malam dipenuhi dengan harap dan penantian, berharap Tuhan melalui malaikatNya kan bisikkan kedamaian di kalbu setiap insan, bisikan penuh pencerahan nan menenangkan.

Andai bisa memperoleh itu semua, tentu kita akan berubah menjadi muthmainnah, selalu menjaga marwah, dan waktu hidup kian berfaedah. Ketenangan jiwa, berperilaku sesuai norma, menjauhi perbuatan dosa, berdaya guna, berderma harta untuk yatama dan sebagainya.

Semoga kita diberikan nikmat untuk senantiasa istiqomah, mengetuk pintu langit gingga memperoleh malam yang indah. Demi perubahan hati yang tak kan lagi mudah gundah, menjadi masyarakat yang sakinah, mawaddah, warahmah. Bertakwa sepanjang masa hingga bertemu dengan-Nya di jannah.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s