The Man/Woman Who Can Be Moved

Siapa bilang move on itu mudah? Kalau ada seseorang yang tampak baik-baik saja dan tetap bahagia meski ia baru saja dirundung patah hati, waspadalah! dia tidak sedang benar-benar tersenyum. Sekitar 98,98% bisa dipastikan hatinya sedang menangis. Ia cuma sedang merahasiakannya saja dari kalian semua. Biar terlihat tegar.

(Yah guys, begitulah hidup, segala sesuatu terkadang lebih baik dibiarkan menjadi rahasia).

Lantas bagaimana sih cara mudah dan cepat untuk mengatasi patah hati dan bisa segera move on? Mari kita simak argumen dari Kolong Kata. Siapa tahu, saran kami efektif ketika kamu mencoba mengaplikasikannya.

1. Ketahuilah sumber patah hatimu

Patah hati sumbernya bukan cuman dari si do’i yang meninggalkan kita secara keji saja. Bisa jadi penyebabnya adalah kepercayaan yang dikhianati, gagal ikut lomba menyanyi atau patah hati karena masalah keluarga yang begitu kompleks. Patah hati juga bisa jadi berasal dari hal-hal receh seperti, order ditolak kang ojek online, bersitegang dengan adik gara-gara kartun tom and jerry atau sedih dikarenakan gorengan langgananmu sudah habis saat kamu mau beli. Yang pasti, patah hati itu bisa datang darimana saja.

Kalau kita sudah tahu sumbernya, maka pelajari mengapa itu mengakibatkan hati kita jadi sakit nyut-nyutan. Apakah karena hal-hal menyakitkan yang dilakukan orang lain atau karena ekspektasi kita.

Rejection doesn’t hurt expectation does.

 

2. Sayangi dirimu sendiri

Mbak/ Mas, aku menyayangimu. Tapi maaf, aku lebih menyayangi diriku sendiri.

Mantul Pak Eko. Mantap betul!

Jiwa-jiwa egois yang—menyayangi—diri—sendiri ini lah yang patut kita lestarikan. Kebanyakan orang susah move on dikarenakan ia begitu mencintai objek yang telah menyakiti hatinya. Jika sudah begitu, para korban akan lebih mudah menyalahkan dirinya sendiri, menyatakan bahwa ia tak lagi berguna atau pada kasus yang lebih parah akan timbul gejala depresi.

Biasanya mereka akan berkata:

“Tidak apa-apa aku saja yang sakit, asal kamu bahagia.” 

No! jangan lakukan ini guys. Alih-alih berkata demikan, lebih baik kamu berkata seperti ini.

“Aku tidak boleh sakit, aku harus bahagia. Kamu sakit atau kamu bahagia sudah bukan urusanku, Kan kamu yang jahat sama aku.”

Wkwkwkwk kurang mantap gimana coba~

Tidak apa-apa sesekali berpikir egois, demi mendapatkan kebahagiaan. Ingat loh, sejak kecil kamu dibesarkan dengan kasih sayang oleh orang tua, masa rela menyakiti diri sendiri dan sedih berlarut-larut hanya karena seseorang/sesuatu yang bahkan tidak sayang dengan kita/ tidak begitu berharga *so deep*

Kalau hidup bermasyarakat dan bersosialisasi (atau membantu orang yang membutuhkan) kalian bisa membuang sifat ini. Mencintai diri sendiri (dengan egois) cuma perlu diterapkan ketika dirimu sedang krisis kepercayaan diri dan sedang sedih luar biasa, atau saat sedang jatuh cinta luar biasa hingga sakit luar biasa.

Jadilah pribadi yang lebih baik lagi, buat dirimu merasa berharga. Menjadi seseorang baru yang lebih baik adalah cara sempurna untuk membalas dendam pada semua  bentuk kejahatan dan ketidakadilan yang menimpa kita.

 

3. Ingat hal-hal negatif

Bukan menghimbau untuk suudzon atau berpikiran buruk soal orang lain. Maksudnya adalah ingat hal-hal negatif yang akan terjadi padamu jika kamu masih ada di jalur itu. Kalau sedang patah hati karena cinta, ingat hal-hal negatif yang akan terjadi jika kamu bersamanya, atau ingat hal-hal jelek yang ada pada diri si do’i.

Ya, jika kamu masih mengingat kebaikan yang dilakukannya dan semua memori indah kalian yang tersimpan bersama tetes hujan yang super membahagiakan itu, niscaya move on pun hanya sekedar wacana guys.

Coba deh kalau inget buruknya, kita pasti berpikir dan bersyukur kenapa kita diselamatkan oleh Tuhan dari manusia tidak punya perasaan seperti dia.

 

4. Jangan berhenti berdoa

Ada 250 juta penduduk di Indonesia, diantaranya pasti ada yang kelak mendampingimu dengan baik. Artinya seseorang itu pasti ada, karena telah dipersiapkan oleh Allah. Karena itulah jangan berhenti percaya dan berharap. Jangan dekati makhluk, tapi dekati penciptaNya melalui doa-doa yang tiada hentinya. Betul tidak?

 

sweet-love-illustration1

cr pic: designbolt.com

 

Ingat guys, patah hati bisa berujung depresi. Depresi bisa berujung pada bunuh diri. Ketahuilah bahwa diri kita ini adalah sesuatu yang berharga, jadilah versi terbaik diri sendiri. Jangan menurunkan kualitas, jadilah manusia yang selalu mengembangkan kualitas  dirinya. Jadilah orang yang berharga.

(din)

 

I’m not going back to the corner where I first saw you
I’m not gonna camp in my sleeping bag I’m sure gonna move!

(The Script – The Man Who Can’t be Moved)

*dengan sedikit perubahan
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s